Slider Widget

Responsive Ad

4 Bagian Tubuh yang Mengeluarkan Bau Amis Kecut oleh - usaharumahan.net

Halo sahabat selamat datang di website usaharumahan.net, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 4 Bagian Tubuh yang Mengeluarkan Bau Amis Kecut oleh - usaharumahan.net, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Semua orang tentunya memiliki kelenjar keringat. Yang dimana ia berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh yakni mendinginkan suhu tubuh Anda yang naik ketika sedang melakukan aktivitas tidak seperti biasanya atau sebagai pendingin tubuh alami, tidak hanya itu keringat juga berfungsi untuk mengeluarkan atau membersihkan racun dari tubuh, menjaga kesehatan kulit, memperlancar sirkulasi darah, melawan infeksi, menurunkan stres, mencegah asma, membantu melawan penyakit, serta membakar kalori dalam tubuh. Ternyata cukup banyak juga ya fungsi dari keringat.

Keringat pada tubuh manusia diproduksi oleh kelenjar keringat sebagai usaha tubuh dalam menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan sekitar. Normalnya, keringat keluar ketika tubuh melakukan kegiatan yang cukup menguras tenaga, makan makanan yang pedas atau sedang dilanda kegugupan. Sebenarnya keringat sendiri tidaklah memiliki bau. Tapi jika melekat terlalu lama pada kulit bahkan sampai berjam-jam, maka akan menimbulkan masalah bau badan. Kenapa? Itu karena selama keringat menempel pada tubuh, bakteri-bakteri yang secara alamiah ada di kulit akan berkembang biak dengan cepat sehingga bau badan menjadi tidak sedap.

bau badan

Keringat sendiri dihasilkan oleh dua kelenjar penting dalam tubuh yaitu kelenjar accrine dan kelenjar apokrin. Kelenjar accrine adalah tempat di mana kelenjar bening dan tidak berbau dihasilkan sejak bayi. Biasanya berada di tangan, punggung, dan dahi. Kelenjar accrine menghasilkan keringat yang berguna untuk menurunkan suhu tubuh pada waktu tertentu.

Sedangkan bau badan yang tidak sedap berasal dari kelenjar apokrin. Kelenjar ini letaknya jauh di dalam kulit. Biasanya kelenjar ini ada pada bagian-bagian lipatan tubuh seperti ketiak, selangkangan, kaki dan juga kulit kepala. Kelenjar akan berekresi bersama bakteri yang berperan dalam proses pembusukan. Oleh karena itu timbul bau badan yang tidak sedap. Kelenjar apokrin sendiri baru aktif setelah pubertas.

Namun yang kami bahas di sini adalah, bahwa sekiranya ada 4 bagian tubuh kita yang mampu mengeluarkan bau tidak sedap, yang akan mampu membuat orang lain bahkan kita sendiri merasa tidak nyaman. Dan yang pasti itu akan mampu membuat kita kehilangan rasa percaya diri. Fokuslah pada empat bagian tubuh berikut ini!!

Sadarkah Anda jika ada empat bagian dari tubuh kita yang paling aktif dalam penyebaran bau seperti:

â€" ketiak
â€" selangkangan
â€" kaki
â€" kulit kepala

1. Ketiak

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika ketiak itu merupakan lipatan sehingga kelenjar apokrin akan bekerja dengan baik untuk memunculkan bau yang tidak sedap. Di samping itu ketiak juga memiliki pori-pori yang cukup besar untuk mengeluarkan keringat. Sehingga menjadikannya lembab sepanjang hari. Adanya bulu yang berlebihan juga akan membuat area ini menjadi gelap dan kurang berventilasi (khususnya bagi para pria, karena para pria jarang melakukan pencukuran pada bulu ketiak) Selain mencukur bulu ketiak, mengenakan pakaian longgar juga akan membantu mengurangi keringat yang terperangkap. Berikut beberapa tips untuk mengatasi bau pada ketiak:

â€" Pilih tipe pakaian yang tepat

Salah satu alasan utama bau tersebut adalah berkeringat. Ini berarti salah satu solusi terbaik adalah memakai busana yang sesuai. Anda membutuhkan jenis kain yang mampu meminimalkan keringat atau agar keringat mampu menguap dari tubuh. Untuk pakaian sehari-hari, katun adalah pilihan yang terbaik. Ia ringan dan memungkinkan udara mengalir untuk membantu mengeringkan kelembapan tubuh, terutama pada ketiak. Terutama pada hari-hari yang panas.

â€" Gunakan antiperspirant

Jika memang di perlukan Anda dapat menggunakan antiperspirant karena deodoran hanya akan mengurangi bakteri yang menyebabkan bau dan tidak mengurangi keringat yang merupakan penyebab utama bau badan. Pilihlah antiperspiran yang tepat, aman dan juga cocok untuk Anda gunakan. Oleskan antiperspirant di pagi hari dan sebelum tidur untuk menyumbat kelenjar keringat saat Anda tidur.

â€" Gunakan bahan herbal alami (dibuat jamu misalnya)

Menggunakan berbagai macam alami mungkin akan lebih baik. Misalnya:

  • Daun sirih
  • Daun beluntas
  • Daun kemangi
  • Temu lawak
  • Bunga kecombrang
  • Jeruk purut atau jeruk nipis
  • Jahe
  • Mentimun
  • Cengkeh
  • Bawang putih
  • Cuka
  • Daun jambu biji
  • Cuka apel
  • Bunga rosemary

â€" Cara menghilangkan bau ketiak dengan pola hidup sehat

  • Mandi 2 kali sehari
  • Kurangi makanan penyebab bau badan
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran hijau
  • Rajin minum air putih
  • Berolahraga secara teratur
  • Menyeka keringat dengan segera dan sering saat beraktivitas
  • Cuci pakaian dengan bersih
  • Ganti pakaian secara rutin

2. Selangkangan

Kenapa selangkangan bau? Selangkangan mengeluarkan bau yang tidak sedap pastinya karena ia juga berada pada tempat yang lembab tentunya. Dan kadang juga akan di sertai dengan ruam kulit yang terasa gatal dan timbul pada area sekitar kelamin, paha atau selangkangan. Pada dasarnya itu dapat diakibatkan oleh beberapa kemungkinan. Misalnya:

  • Penggunaan celana dalam yang terlalu ketat
  • Infeksi jamur/tinea cruris
  • Eksim atopik
  • Reaksi alergi atau iritasi (misalnya akibat bahan pakaian, -penggunaan sabun, detergen, losion)
  • Kudis
  • Penyakit menular seksual (kutil kelamin, herpes genital)
  • Infeksi virus atau bakteri

Untuk mengurangi timbulnya keluhan berikut ini anjuran yang dapat Anda lakukan:

  • Menjaga kebersihan kulit dan mandi secara teratur
  • Bersihkan dan keringkan area kelamin dan selangkangan setiap kali setelah mandi atau ke toilet
  • Kenakan pakaian dalam yang berbahan katun dan tidak ketat
  • Mengganti pakaian dalam secara teratur minimal 2 kali sehari
  • Hindari menggaruk area kulit yang gatal untuk mencegah iritasi dan perlukaan kulit
  • Mencuci pakaian dalam, pakaian dan handuk setiap kali setelah digunakan
  • Menjaga kebersihan tempat tidur, kamar dan lingkungan rumah
  • Hindari saling meminjam barang pribadi (pakaian, handuk, sprei, selimut) dengan orang lain

3. Kaki

Beberapa bagian tubuh memiliki konsentrasi kelenjar keringat yang lebih tinggi ketimbang bagian lainnya. Dan kaki, menjadi salah satu bagian tubuh yang paling banyak kelenjar keringatnya. Sebenarnya, keringat di kaki tidak berbau tapi berperan besar menyebabkan bau. American Chemical Society telah menjelaskan bahwa bau pada kaki disebabkan oleh bakteri yang menetap di permukaan kulit dan sepatu. Bakteri tersebut memakan keringat pada kaki dan memproduksi zat asam yang menebarkan bau tak sedap.

Penggunaan sepatu beserta kaos kaki bisa menjadi penyebabnya. Karena ia dapat mengurangi ruang bagi kulit kaku untuk bernapas. Saat berkeringat, kaki akan menjadi lembab, sehingga menyebabkan bakteri mudah menetap dan hidup serta berkembang di dalamnya.

Saat bakteri-bakteri ini berkumpul, mereka akan mengeluarkan gas berbau menyengat. Gas itulah yang membuat aroma kaki jadi mengganggu. Ada tiga jenis gas atau kotoran yang dikeluarkan bakteri pada kaki, yaitu propanoic acid, methanethiol dan isovaleric acid.

Menghilangkan bau kaki memang tidak mudah, karena berkaitan dengan keringat, sel kulit mati dan bakteri. Namun Anda bisa meminimalisir bau dengan cara yang terbilang mudah. Yaitu dengan, Mencuci kaki dengan sabun antibakteri dan mengelupaskan sel kulit mati dengan scrub secara teratur. Selalu mengganti kaos kaki setiap selesai dikenakan dan sebaiknya pilih kaos kaki berbahan katun. Rajinlah menjemur sepatu dan semprotkan deodoran pada kaki.

4. Kulit Kepala

Bagian tubuh yang dapat mengeluarkan bau yang terakhir adalah, kulit kepala. Pakar kesehatan menyebutkan jika ada beberapa faktor yang menyebabkan kulit kepala menjadi bau. Namun, sebagian besar diantaranya adalah dikarenakan oleh kulit kepala dan rambut yang tidak bersih. Tanpa kita sadari, kegiatan sehari-hari kita bisa membuat rambut dan kulit kepala menjadi kotor.

Sebagai contoh, polusi udara saat kita berjalan di luar ruangan atau bahkan saat tanpa sengaja tangan kita yang kotor mengusap rambut atau menggaruk kulit kepala. Kotornya kulit kepala dan rambut ini bisa menimbulkan bau yang tidak sedap, apalagi jika kepala sering berkeringat karena sering beraktivitas fisik, memakai helm, atau memakai penutup kelapa.

Untuk mengatasi kulit kepala yang bau adalah:

  • Tentunya kita harus rajin membersihkan rambut dengan shampoo.
  • Jika aktivitas harian kita bisa membuat rambut mudah kotor, tidak ada salahnya melakukan keramas setiap hari meskipun hal ini bisa memicu hilangnya kelembaban kulit kepala dengan signifikan. Cobalah untuk memakai keramas atau kondisioner yang bisa membuat rambut menjadi lebih sehat dan lembab.
  • Jika diperlukan, shampoo yang memiliki kandungan anti jamur atau anti bakteri juga akan cukup baik dalam mengatasi kulit kepala yang bau.
  • Jika mampu, cobalah untuk menjaga kepala dalam kondisi dingin.
  • Jika memakai hijab, cobalah untuk memakai bahan hijab yang tidak membuat kulit kepala dan rambut terlalu gerah.
  • Selain itu, cobalah untuk memberikan waktu bagi kulit kepala dan rambut untuk bernafas (agar tidak selalu memakai helm atau topi ), atau tidak selalu di ikat (terutama pagi para wanita)
  • Memperbanyak untuk mengkonsumsi air putih sehingga tubuh pun terhidrasi dengan baik.

Nah itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan, semoga saja akan dapat bermanfaat untuk Anda. Setidaknya, setelah ini Anda akan dapat merawat ke 4 bagian tubuh tersebut agar tetap segar dan bebas dari bau. Terbebas dari bau itu menyenangkan..!!

Itulah tadi informasi mengenai 4 Bagian Tubuh yang Mengeluarkan Bau Amis Kecut oleh - usaharumahan.net dan sekianlah artikel dari kami usaharumahan.net, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a Comment

0 Comments